2 minggu terakhir gue jalani dengan cukup brutal. Emosi gue seperti dibawa naik turun luar biasa, kesabaran gue diuji sebesar-besarnya, beberapa kali mencapai ujung nyaris meledak. Sejauh ini gue lumayan berhasil mengendalikan diri, tidak meledak-ledak. Namun ada harga yang harus dibayar untuk gue bisa punya kontrol terhadap hal tsb: empati dan perasaan. Karena banyak sekali … Continue reading Pelan-pelan.
Category: Uncategorized
We All Are Afraid, Everyday.
Hey, how are you guys doing? Hope all of you are doing okay. So today, I was re-watching How I Met Your Mother. But this time, it hits differently. Let me tell you a story. In the last few days, I needed to take care of many things, and some crucial decisions needed to be … Continue reading We All Are Afraid, Everyday.
Memahami Ke-tidak bisa-an.
Setahun yang lalu, gue membuat sebuah tulisan yang terinspirasi dari obrolan dengan seorang teman tentang menginginkan sesuatu yang rasanya dekat tapi tidak bisa kemana-mana. Nah baru saja tadi malam, seorang teman lama tiba-tiba mengirimkan sebuah pesan singkat ke WhatsApp yang bunyinya kira-kira begini "Cil apa kabar? Gue cuma mau bilang, setelah 9 tahun gue sama … Continue reading Memahami Ke-tidak bisa-an.
Memenuhi Standard Siapa?
Kita hidup di zaman segala sesuatu ada standardnya. Mau melakukan ini itu selalu ada pedomannya. Standard itu penting, untuk jadi ukuran agar kita tidak berlaku kelewatan. Tapi kemudian pertanyaan besar lainnya, kita hidup untuk memenuhi standard siapa? Punya segudang kecemasan ketika apa yang kita lakukan tidak bisa memenuhi standard orang lain. Ngga berhenti khawatir sama … Continue reading Memenuhi Standard Siapa?
Tidak Benar-Benar Tahu
Seberapa sering kita berpikir bahwa kita mengetahui seseorang seutuhnya? Sering pasti. Gue selalu berpikir ketika sudah mengenal seseorang dalam kurun waktu tertentu, artinya gue sudah semakin mengetahui orang tersebut. Nyatanya, kita nggak pernah benar-benar tahu. Kalau mau dikasih analogi sebetulnya asumsi kita terhadap seseorang itu kayak ember yang udah penuh sementara masih ada lautan untuk … Continue reading Tidak Benar-Benar Tahu
Banyak Hal Yang Tidak Mungkin
Pagi ini, gue sedang scroll-scroll twitter lalu buka tweet yang pernah gue bookmark. Lalu gue menemukan tweet Mas Adjie Santosoputro yang bunyinya begini kira-kira: Kalau kamu sedang berjuang mati-matian memperjuangkan sesuatu, bahkan sampai mengorbankan kesehatan, sampai merasa tidak benar-benar hidup. Ingatkan diri: Tidak semua hal yang aku inginkan bisa aku dapatkan. Lepaskan. Ikhlaskan Manusia itu … Continue reading Banyak Hal Yang Tidak Mungkin
Hidup Untuk Hari Ini
As far as I can remember, gue jarang sekali membuat checklist apa hal-hal yang ingin gue capai baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. I usually live for today. Walau jarang sekali gue akui, tapi bermimpi dan memiliki target tertentu selalu terasa menakutkan dan penuh pertanyaan: Bagaimana jika ternyata waktunya tidak cukup untuk ke tujuan … Continue reading Hidup Untuk Hari Ini